Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan infrastruktur transportasi masal di Indonesia, khususnya kereta cepat, membawa angin segar bagi sektor properti. Salah satu dampak yang paling nyata adalah meningkatnya nilai dan daya tarik tanah kosong yang berada di sekitar stasiun kereta cepat. Tanah yang sebelumnya dipandang sepi dan tidak produktif, kini berubah menjadi aset strategis yang berpotensi mendatangkan keuntungan besar bagi pemiliknya.
Stasiun kereta cepat, yang menghubungkan kota-kota besar dalam waktu singkat, menjadi titik magnet bagi perkembangan wilayah sekitarnya. Di banyak negara, kawasan sekitar stasiun ini kerap berkembang menjadi pusat baru bagi hunian vertikal, komersial, hingga kawasan bisnis. Maka tak heran, jika saat ini banyak investor mulai melirik tanah kosong di sekitar stasiun kereta cepat sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.