Banyak rumah di Indonesia masih mengusung desain konvensional, dibangun tanpa konsep efisiensi energi yang matang. Desain seperti ini memang bisa memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal, tetapi sering kali boros listrik, air, dan tidak ramah lingkungan. Padahal, di era sekarang, hemat energi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. Rumah yang efisien energi tidak hanya memberi kenyamanan lebih bagi penghuninya, tetapi juga membantu menghemat biaya operasional rumah tangga.
Perubahan rumah konvensional menjadi hemat energi tidak selalu berarti membangun ulang dari nol. Bahkan rumah lama sekalipun bisa dioptimalkan agar konsumsi energi listrik, gas, dan airnya jauh lebih rendah. Langkah-langkah ini bisa dimulai dari hal sederhana seperti mengganti lampu, hingga perubahan besar seperti pemasangan panel surya. Sama seperti proyek renovasi yang mengubah fungsi dan kenyamanan rumah, misalnya pada Ide Renovasi Rumah Kontrakan Jadi Rumah Sendiri, perubahan menuju efisiensi energi juga membutuhkan strategi yang tepat agar hasilnya maksimal.