Dalam beberapa tahun terakhir, tren investasi properti di Indonesia mengalami pergeseran yang signifikan. Jika sebelumnya tanah dan rumah tapak menjadi primadona, kini semakin banyak investor—terutama dari kalangan milenial dan profesional muda—yang melirik apartemen sebagai pilihan utama. Fenomena urbanisasi, perubahan gaya hidup, dan keterbatasan lahan di kota-kota besar menjadi beberapa pemicu naik daunnya investasi di sektor properti vertikal ini.
Apartemen tak hanya dianggap sebagai tempat tinggal praktis di tengah kota, tetapi juga instrumen investasi yang menjanjikan. Baik disewakan untuk jangka pendek, digunakan sebagai co-living, atau dijual kembali dengan capital gain, potensi keuntungan dari apartemen terus menunjukkan tren positif. Artikel ini mengulas tujuh alasan utama mengapa investasi apartemen semakin diminati dan mengapa Anda perlu mempertimbangkannya dalam portofolio aset Anda.