Dalam transaksi properti, khususnya pembelian apartemen, momen serah terima unit menjadi tonggak penting bagi pembeli. Pada titik ini, hak kepemilikan mulai dialihkan dari pengembang (developer) kepada pembeli. Namun, banyak masyarakat yang masih belum memahami bahwa setelah proses serah terima berlangsung, developer tidak serta-merta lepas tangan. Faktanya, masih ada berbagai kewajiban yang melekat pada developer, baik dalam hal teknis, administratif, hingga layanan pasca serah terima.
Pemahaman terhadap kewajiban tersebut penting tidak hanya bagi konsumen, tapi juga bagi pelaku industri properti untuk menjaga kepercayaan pasar dan mencegah konflik hukum. Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir, keluhan terkait ketidaksesuaian unit, fasilitas tidak tersedia, atau masalah kualitas bangunan menjadi isu yang kerap muncul di berbagai proyek hunian vertikal. Maka dari itu, artikel ini akan membahas secara rinci apa saja tanggung jawab developer setelah proses serah terima unit dilakukan.