{"id":157,"date":"2023-05-21T01:11:37","date_gmt":"2023-05-20T18:11:37","guid":{"rendered":"https:\/\/properti1.com\/blog\/?p=157"},"modified":"2025-05-10T18:26:12","modified_gmt":"2025-05-10T11:26:12","slug":"cara-membeli-rumah-mana-yang-menguntungkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/properti1.com\/blog\/cara-membeli-rumah-mana-yang-menguntungkan\/","title":{"rendered":"4 Cara Membeli Rumah, Mana yang Paling Menguntungkan?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membeli rumah memang bukan perkara mudah. Harganya yang tinggi membuat banyak orang berpikir dua kali untuk cara membeli rumah, apakah dengan kredit atau langsung tunai. Sejauh ini, di Indonesia ada empat cara membeli rumah yang bisa kita lakukan. Dari ketiga cara itu, mana pilihan terbaik untuk membeli rumah ya?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiga cara membeli rumah yang bisa kita lakukan antara lain, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">keras atau bayar tunai langsung, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bertahap atau cicilan jangka pendek ke pengembang properti, kredit pemilikan rumah (KPR), dan Kredit Tanpa Agunan (KTA).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat cara membeli rumah itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini penjelasan tentang empat cara membeli rumah tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Cash Keras (Tunai)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang menilai cara membeli rumah terbaik adalah dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">keras alias tunai. Alasannya, dengan membayar secara tunai berarti kita tidak terlilit utang jangka panjang serta semua urusan surat-surat rumah juga langsung diterima. Namun, apakah benar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">keras adalah cara membeli rumah paling terbaik? Kita ulas kelebihan dan kekurangannya di sini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kelebihan Cash Keras:<\/strong>\u00a0<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli rumah tidak terbebani utang jangka panjang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dapat diskon hingga harga khusus dari pengembang untuk pembelian dengan cara tunai<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Kekurangan Cash Keras:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Butuh modal besar untuk membeli rumah secara tunai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika proses pembangunan rumah masih inden [atau belum dibangun], ada risiko kena jebakan pengembang properti nakal. Rumah sudah dibayar tunai, tapi tidak dibangun hingga masalah soal mendapatkan sertifikat properti<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindari risiko dari membeli rumah secara tunai tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelunasan beli rumah harus dilakukan dengan penandatangan akta jual beli dihadapan notaris, serta bersamaan dengan penyerahan sertifikat properti yang asli. Soalnya, jika melakukan tanda tangan akta jual beli tanpa ada penyerahan sertifikat properti asli, berarti itu bukan tanda tangan akta jual beli, melainkan sekadar perjanjian kalau akan dilakukan akta jual-beli.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan transaksi pembelian rumah secara tunai lewat transfer bank. Jika pihak developer minta pembayaran via tunai langsung tanpa transfer bank, lebih baik ditolak.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p>Lihat Juga: <a href=\"https:\/\/properti1.com\/jual\/rumah\/kota\/bogor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jual Rumah di Bogor<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>2. Cash Bertahap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara kedua adalah menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bertahap, di mana kita membayar pembelian rumah dengan cara mencicil dalam periode 6-24 bulan langsung kepada pihak pengembang properti, bukan ke bank.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa pengembang bahkan membuat pilihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bertahap menjadi lebih menarik dengan menawarkan cicilan 0%, meski rentang periode cicilannya sangat pendek hanya sampai 2 tahun. Artinya, cicilan per bulannya juga bakal sangat besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengembang properti pastinya lebih suka mendapatkan skema pembayaran secara tunai maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bertahap. Alasannya, dari penjualan itu, sang pengembang, terutama untuk proyek rumah inden, akan langsung mendapatkan modal untuk bangun rumah tanpa perlu kena biaya kredit modal kerja. Berikut ini kekurangan dan kelebihan dari pembelian rumah dengan cash bertahap:<\/span><\/p>\n<h3><b>Kelebihan Cash Bertahap<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli rumah bisa mendapatkan cicilan dengan bunga 0%\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli rumah juga bisa dapatkan diskon dan bonus dari pengembang properti jika menggunakan pembayaran cash bertahap<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya-biaya yang dibayarkan lebih murah daripada menggunakan KPR<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Kekurangan Cash Bertahap:<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya cicilan per bulan tergolong besar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selama proses pembayaran cicilan, sertifikat properti akan ada di tangan pengembang sehingga jika pengembang nakal bisa saja dibawa kabur<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghadapi risiko dari pembelian rumah dengan cara cash bertahap ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli bisa meminta sertifikat properti yang asli ditunjukkan ketika masa pembayaran cash bertahap masuk cicilan ke-6 atau 6 bulan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli rumah juga bisa meminta sertifikat properti yang asli disimpan ke notaris sampai nanti seluruh cicilan sudah dilunasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/properti1.com\/blog\/jenis-sertifikat-rumah-dan-yang-wajib-dipahami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Jenis Sertifikat Properti yang Wajib Kamu Pahami<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KPR adalah salah satu skema pembelian rumah yang sangat populer di Indonesia. Sampai saat ini, mayoritas transaksi pembelian rumah dilakukan dengan cara KPR, atau kredit pemilikan apartemen (KPA) jika membeli apartemen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, KPR yang memberikan periode cicilan hingga 30 tahun membuat cicilan rumah lebih terjangkau di tengah tren harga properti yang terus naik. Namun, bukan berarti juga KPR adalah pilihan pembelian rumah yang tanpa kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan pembelian rumah dengan KPR.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Kelebihan KPR:<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cicilan kredit rumah lebih terjangkau sehingga bisa memproses pembelian rumah lebih cepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengembang properti yang menyediakan pembelian rumah dengan KPR cenderung lebih aman karena sudah diverifikasi pihak bank untuk bermitra soal transaksi jual-beli rumah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat-surat properti, termasuk sertifikat, akan dipegang bank sampai pelunasan KPR tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Kekurangan KPR:<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masa cicilan bisa sangat lama dan membebani pembeli rumah dalam jangka panjang. Bila penghasilan bulanan pembeli rumah mengalami penurunan hingga menganggu pembayaran cicilan, rumah berpotensi disita bank.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada tiga jenis suku bunga kredit bank, yakni bunga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fix<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang persentasenya tetap, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bunganya bisa naik sampai batas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tertinggi, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">floating<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang suku bunganya bisa naik-turun mengikuti suku bunga bank sentral. Hal itu membuat nominal cicilan KPR bisa naik-turun jika sudah masuk periode floating.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengajuan untuk KPR agak ketat dan butuh waktu yang tidak sebentar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada satu tips penting untuk kamu yang ingin membeli rumah dengan KPR. Berhubung periode cicilan KPR cukup lama, sebaiknya kamu juga ikut menyiapkan asuransi kredit. Biasanya, bank akan menawarkan paket asuransi kredit tersebut. Tujuannya, jika kita si pembeli rumah yang juga kepala keluarga kenapa-kenapa, ahli waris tidak terbebani utang karena sudah ditanggung oleh asuransi tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Kredit Tanpa Agunan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dengan KPR, kita juga bisa membeli rumah dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA) maupun Kredit Multiguna. Jadi konsepnya sedikit berbeda dengan KPR, kita meminjam uang dengan KTA atau kredit multiguna untuk bisa membeli rumah secara tunai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, cara ini tidak direkomendasikan karena kita bisa mendapatkan beban cicilan yang besar, meski tenor pinjamannya cenderung sebentar. Begini kelebihan dan kekurangan pembelian rumah dengan KTA atau kredit multiguna.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Kelebihan Kredit Tanpa Agunan:<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses transaksi jual-beli rumah bisa lebih cepat daripada KPR karena skemanya beli tunai hanya saja menggunakan uang dari kredit bank<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dapat diskon dari pengembang karena ibaratnya pembelian rumah dilakukan secara tunai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat suku bunga bisa jadi sedikit lebih rendah sesuai dengan kebijakan bank<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Kekurangan Kredit Tanpa Agunan:<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tenor pinjaman KTA dan kredit multiguna cenderung sebentar, paling lama itu 5 tahun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada risiko pembelian rumah yang dialami dengan strategi pembelian tunai<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari keempat cara itu, mana nih cara yang paling cocok untuk kamu?<\/span><\/p>\n<blockquote><p>Lihat juga: <a href=\"https:\/\/properti1.com\/jual\/tanah\/kota\/bandung\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jual Tanah di Bandung<\/a><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membeli rumah memang bukan perkara mudah. Harganya yang tinggi membuat banyak orang berpikir dua kali untuk cara membeli rumah, apakah dengan kredit atau langsung tunai. Sejauh ini, di Indonesia ada empat cara membeli rumah yang bisa kita lakukan. Dari ketiga cara itu, mana pilihan terbaik untuk membeli rumah ya?\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":158,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[],"class_list":["post-157","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-membeli-rumah"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/4-cara-membeli-rumah.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/properti1.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}